Kamis pagi.
Jedugh! Dan tertendanglah wajah kanan ku oleh kaki anak SMP yang sedang main-main di tangga.
Huwa....bengeup dan merah sesaat. Nyut-nyut an hingga 15 menit kemudian.
Anak itu terus meminta maaf karena rasa bersalah. Tak kuhiraukan karena sibuk mengatasi rasa sakit di wajah dan khawatir malah mengomeli dia.
Ada apa kah?
Jumat pagi.
Dipanggil. Di interogasi. Di marahi. Di kasih wejangan dan nasehat serta pemikiran lain.
Maafkan. Merasa bersalah karena tidak peka. Banyak taubat.
Ada apa kah?
Hikmah. Pasti hikmah yang akan kemudian muncul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar