Selasa, 30 September 2014

Episode BB

Ya begitulah suatu benda. Ada kapasitas dan jatah waktu usang.

BB ini kemudian di servis, setelah di servis error lagi.

Saya sih optimis, dipake saja. Dijual tak seberapa,  yg penting fungsinya dan dibayar zakatnya...sehingga mudah2an menjadi berkah.


Rejeki

Duh, pengen hadiah yang itu.

Eh, nomor nya ga keluar.

Berhasil juga mendapatkan rejeki alias hadiah berupa 1 set blender...Alhamdulillah.

Berkah dari Musyawarah Anggota Luar Biasa Koperasi DT ini.

Hari ini, di selasa pagi.

# Maka, rejeki kita sudah ditakar dan diatur oleh Allah, bukan oleh keinginan dan nafsu kita semata.

Senin, 29 September 2014

Dalam Diam

Sepi itu bukan berarti tak ramai dengan kata.

Tapi hiruk pikuk dengan riuh rendah suara dalam  hati.
Tidak mesti mengemuka. Cukup disana saja. Di relung kalbu dan fikiran.
Pasti tersampaikan juga.

Dalam diam, dan mencoba mengerti sekian banyak hal.
Tak penting persepsi dari orang lain, cukup merasa ini sudah aman dan lebih baik seperti ini juga.

Semoga di mengerti.

Mohon ampun jika salah.

Rabu, 24 September 2014

Sedikit

Sedikit saja bicaranya.

Sedikit saja berfikir negatifnya.

Sedikit saja waktu untuk mengeluhnya.

Sedikit saja menunggu.

Sedikit saja sok tahunya.

Jangan banyak-banyak. Kita tak pernah tahu kapasitas kita dalam menampung ketidakberesan dalam hidup ini. Ha.

Lelaki dgn 4 Dunia

Di antara sekian dunia yang ada di sekitarnya, hanya 4 yang ia pilih.

(Nampaknya tulisan ini nanti akan berlanjut menjadi sebuah cerpen tersendiri, amiin)

Dunia miliknya adalah yang pertama.

Dunia kedua adalah aktifitas dan orang-orang di sekeliling aktifitas.

Dunia yang ketiga adalah masa lalu yang tak pernah bisa dikubur dan dibeku kan.

Terakhir, dunia yang memang nyata. Sepasang matahari.

Sadar Diri

Semestinya memang begitu.

Kalau dirasa sudah seperti itu. Sadar diri saja.

Fokus dengan diri jauh lebih baik ketimbang kita sibuk berharap dari seseorang yang sesungguhnya tidak sedikitpun memikirkan diri kita sedikit pun.


Selasa, 09 September 2014

Kisahnya

Menjadi yang kedua di 7 bulan ini.

Pergulatan keputusan, jati diri, masa lalu dan keinginan untuk berubah menjadi lebih baik.

Yang didapatkan hanya kemarahan, ketidakpercayaan dan kekerasan.

Mau seperti apa?

Tetap bertahan atau keluar dan menemukan bahagia dengan tangan kita sendiri?

Selasa, 02 September 2014

Come Back

Senangnya.

Kembali ke saat bisa baca buku sepuasnya. Beli buku sepuasnya.

Harus baca. Harus baca.

Novel novel ituh menungguh..haha