Melatih sabar cukup dengan melihat antrian panjang mobil dan motor yang terus merangsek di sepanjang dua jalur jalan.
Terjadi karena ada sebuah objek wisata baru yang tepat dibuka di pinggir jalan besar dan utama.
Otomatis kemacetan terjadi di dua arah.
Ini dunia.
Tapi ujian hati hingga ke akhirat.
Selasa, 29 Desember 2015
Senin, 14 Desember 2015
Get Well Soon
Beranjak menjadi lebih kondusif dan lebih tenang. Untuk sekarang ini.
Pelajaran masa lalu selalu mengajarkan hal-hal positif untuk mengambil langkah di kehidupan berikutnya.
Maka, kemudian bersyukurlah. Bersyukurlah. Bersyukurlah.
Stop complaining. Stop Anger...^_^
Pelajaran masa lalu selalu mengajarkan hal-hal positif untuk mengambil langkah di kehidupan berikutnya.
Maka, kemudian bersyukurlah. Bersyukurlah. Bersyukurlah.
Stop complaining. Stop Anger...^_^
Selasa, 08 Desember 2015
Menuju 2016
Ini sudah tanggal 8 di Bulan Desember 2015.
Jadi ada banyak hari menuju 1 Januari 2016.
Mau bikin resolusi? ah jadi basi.
Mau bikin rencana-rencana asyik? boleh juga.
Mau apa lagi ya?
Ah nanti saja selamat datang di tahun Masehi 2016
Jadi ada banyak hari menuju 1 Januari 2016.
Mau bikin resolusi? ah jadi basi.
Mau bikin rencana-rencana asyik? boleh juga.
Mau apa lagi ya?
Ah nanti saja selamat datang di tahun Masehi 2016
Kamis, 26 November 2015
Audit
Memang sih pekerjaan audit ini sifatnya side job, tapi penting dan harus dilaksanakan.
Memang sih audit ini hanya soal pekerjaan, dokumen dan proses kerja organisasi. tapi penting dan kudu.
Bagaimana dengan audit kehidupan kita, audit ibadah kita, audit peran kita, audit keluarga kita, audit banyak hal sekali selama kita jadi manusia ini.
Sungguh luar biasa kata audit ini.
Jadi ngeri dan sekaligus berdebar-debar
Memang sih audit ini hanya soal pekerjaan, dokumen dan proses kerja organisasi. tapi penting dan kudu.
Bagaimana dengan audit kehidupan kita, audit ibadah kita, audit peran kita, audit keluarga kita, audit banyak hal sekali selama kita jadi manusia ini.
Sungguh luar biasa kata audit ini.
Jadi ngeri dan sekaligus berdebar-debar
Rabu, 25 November 2015
Hectic Month
Ya betul.
November Desember. 2 bulan menjelang tutup tahun Masehi 2015 ini menyita banyak sekali waktu, fikiran, dan kerja hati.
Day by day.
Always target and homework. Susul menyusul seperti ombak.
Pekerjaan satu sudah selesai, Datang yang baru, menyisakan yang pending.
Suka?
Nikmati saja.
Ada hikmah.
Ada sesuatu.
InsyaAllah
November Desember. 2 bulan menjelang tutup tahun Masehi 2015 ini menyita banyak sekali waktu, fikiran, dan kerja hati.
Day by day.
Always target and homework. Susul menyusul seperti ombak.
Pekerjaan satu sudah selesai, Datang yang baru, menyisakan yang pending.
Suka?
Nikmati saja.
Ada hikmah.
Ada sesuatu.
InsyaAllah
Senin, 23 November 2015
Memulai
Tidak ada akhir jika tidak dimulai.
Segala sesuatu bermula. Ada asal.
Angka di mulai dari 0 lalu kemudian menjadi 1 dan seterusnya. Dan seterusnya.
Kehidupan bermula. Berakhir di kematian dunia. Bermula kembali pada kebangkitan hidup lalu selamanya tak ada akhir dari kehidupan. Abadi.
Hikmah akan selalu ada di tengah dan diakhir.
Tak ada di awal.
Juga hidup.
Keluarga
Pasangan
Pernikahan.
Semoga.
Segala sesuatu bermula. Ada asal.
Angka di mulai dari 0 lalu kemudian menjadi 1 dan seterusnya. Dan seterusnya.
Kehidupan bermula. Berakhir di kematian dunia. Bermula kembali pada kebangkitan hidup lalu selamanya tak ada akhir dari kehidupan. Abadi.
Hikmah akan selalu ada di tengah dan diakhir.
Tak ada di awal.
Juga hidup.
Keluarga
Pasangan
Pernikahan.
Semoga.
Rabu, 18 November 2015
Minggu, 15 November 2015
Penat
Beberapa kesalahan kecil seperti mengomentari yang tak disukai. Menjelaskan bagaimana pemikiran tentang sesuatu yang sebetulnya sederhana. Berbuntut panjang dan aksi diam sepanjang sisa hari.
Komunikasi tak selalu membuat nyaman segala sesuatu, kadang malah jadi serba tak enak dan serba salah.
Atau bisa jadi karena hanya melihat banyak keburukan di masa lalu dan kemudian kompensasi nya melihat sikap di masa sekarang.
Well, itu juga asumsi saja.
# Bad Morning for me
Komunikasi tak selalu membuat nyaman segala sesuatu, kadang malah jadi serba tak enak dan serba salah.
Atau bisa jadi karena hanya melihat banyak keburukan di masa lalu dan kemudian kompensasi nya melihat sikap di masa sekarang.
Well, itu juga asumsi saja.
# Bad Morning for me
Selasa, 10 November 2015
Tertunda
Kepingan kepingan cerita itu hanya mampir di benak.
Tokohnya, suasananya, tampilannya, kisahnya. Mampir begitu saja di ruang-ruang benak saat sepi dan luang waktu merajalela.
Masih tersisip mimpi menjadikannya banyak rangkaian kata dan kalimat dalam sebuah kertas dan menjadi warisan bagi kelak generasi ku.
Tokohnya, suasananya, tampilannya, kisahnya. Mampir begitu saja di ruang-ruang benak saat sepi dan luang waktu merajalela.
Masih tersisip mimpi menjadikannya banyak rangkaian kata dan kalimat dalam sebuah kertas dan menjadi warisan bagi kelak generasi ku.
Minggu, 08 November 2015
Seperti Biasa
Kehidupan nampaknya berjalan normal dan seperti biasa.
Seperti puncak gunung yang tertutup salju dan pepohonan yang rapat.
Kita tidak pernah tahu apa yang ada dibaliknya. Yang sesungguhnya.
Hari ini. Bersyukur.
Hari esok. Berdoa
Hari kemaren. Bertaubat.
Seperti puncak gunung yang tertutup salju dan pepohonan yang rapat.
Kita tidak pernah tahu apa yang ada dibaliknya. Yang sesungguhnya.
Hari ini. Bersyukur.
Hari esok. Berdoa
Hari kemaren. Bertaubat.
Minggu, 01 November 2015
Moment
Pembukaan Pekan Olahraga Santri DT
Dimulai pagi ini, senin 2 Nov 2015.
Senang. Cerah ceria. Semangat. Antusias.
Berenang dari lautan hiruk pikuk rutinitas menuju kolam kompetisi, keramaian, keringat dan seru-seru an.
Semoga selalu ber-hikmah..dan jadi amalan yang soleh..yang Allah ridha karenanya.
Fighting!!
Dimulai pagi ini, senin 2 Nov 2015.
Senang. Cerah ceria. Semangat. Antusias.
Berenang dari lautan hiruk pikuk rutinitas menuju kolam kompetisi, keramaian, keringat dan seru-seru an.
Semoga selalu ber-hikmah..dan jadi amalan yang soleh..yang Allah ridha karenanya.
Fighting!!
Rabu, 28 Oktober 2015
8
Ini angka hasil pengurangan 2015-2007
Dulu di 28 Oktober 2007 menikah
Skrg di 28 Oktober 2015 menjalani pernikahan.
Ada apa di tahun - tahun tengahnya?
Allah saja yang lebih Tahu.
Ada apa di tahun - tahun yg akan datangnya?
Allah saja yang pasti Tahu.
Kita - suami dan istri menjalani, mengarungi
Kami - orangtua dan anak-anak mensyukuri setiap detik dan saatnya.
Bismillah
Dulu di 28 Oktober 2007 menikah
Skrg di 28 Oktober 2015 menjalani pernikahan.
Ada apa di tahun - tahun tengahnya?
Allah saja yang lebih Tahu.
Ada apa di tahun - tahun yg akan datangnya?
Allah saja yang pasti Tahu.
Kita - suami dan istri menjalani, mengarungi
Kami - orangtua dan anak-anak mensyukuri setiap detik dan saatnya.
Bismillah
Jumat, 23 Oktober 2015
Pusing
Ada banyak hal.
Pribadi maupun lainnya.
Butuh fokus dan konsentrasi.
Alhasil, pusing jadinya
He
Pribadi maupun lainnya.
Butuh fokus dan konsentrasi.
Alhasil, pusing jadinya
He
Senin, 12 Oktober 2015
Ujian
Bulan Agustus dan September ini betul-betul menjadi ujian yang susul menyusul.
Motor hilang di Agustus.
Rava kecelakaan di September
Mamah jatuh di September
Semua selalu ada hikmahnya.
Semua selalu bisa membuat kita termenung panjang dan tafakur kesalahan diri.
Allah Maha Baik, sungguh Maha Baik.
Karena yakin, setiap kesulitan akan ada dua kemudahan di dalamnya.
Motor hilang di Agustus.
Rava kecelakaan di September
Mamah jatuh di September
Semua selalu ada hikmahnya.
Semua selalu bisa membuat kita termenung panjang dan tafakur kesalahan diri.
Allah Maha Baik, sungguh Maha Baik.
Karena yakin, setiap kesulitan akan ada dua kemudahan di dalamnya.
Rabu, 30 September 2015
Gadget
Betul-betul sebal dengan benda yang satu ini. Gadget tak pernah lepas setiap saat, setiap waktu dalam kondisi apapun.
Orang di dekat kita terlupakan, sibuk mengetik, sibuk menanggapi, sibuk browsing dan sibuk update. Tak terasa 5 menit hingga berjam-jam habis waktu untuk benda satu bernama gadget aka handphone ini.
Sedih sekali. Namun kita tak berdaya, bahkan hanya untuk sekedar mengingatkan.
Orang di dekat kita terlupakan, sibuk mengetik, sibuk menanggapi, sibuk browsing dan sibuk update. Tak terasa 5 menit hingga berjam-jam habis waktu untuk benda satu bernama gadget aka handphone ini.
Sedih sekali. Namun kita tak berdaya, bahkan hanya untuk sekedar mengingatkan.
Rapat Riang
Memang tak harus melulu rapat tim kerja itu di serius-i sangat.
Ada kala rapat yang riang dan penuh tawa dan solusi di dapat adalah kesenangan tersendiri. Tanpa harus sakit hati dengan keputusan rapat, atau sibuk unjuk kemampuan.
Apa adanya, belajar legowo, belajar sabar, belajar menyenangkan dan menganggap kerumitan menjadi sebuah kesederhaan yg gampang diurai.
Hidup terlalu singkat untuk memikirkan banyak hal yang rumit.
Seimbang sajalah.
Ada kala rapat yang riang dan penuh tawa dan solusi di dapat adalah kesenangan tersendiri. Tanpa harus sakit hati dengan keputusan rapat, atau sibuk unjuk kemampuan.
Apa adanya, belajar legowo, belajar sabar, belajar menyenangkan dan menganggap kerumitan menjadi sebuah kesederhaan yg gampang diurai.
Hidup terlalu singkat untuk memikirkan banyak hal yang rumit.
Seimbang sajalah.
Selasa, 29 September 2015
Malu
Hari ini saya malu sekali, juga takut yang sangat.
Hingga perut menjadi mual dan kemudian mulai melamun.
Allah bukakan setiap apa yang harus dibuka, lewat siapa saja.
Kejujuran tidak bisa terlihat, dia hanya bisa terasa oleh hati kita.
Yang benar akan tetap benar, yang salah akan tetap salah.
Yang benar bersikap bijak, yang salah mengakui dan memperbaiki.
Semua selalu ada solusi, dua solusi.
Jangan benci pada makhluk, tapi pada perbuatannya.
Hingga perut menjadi mual dan kemudian mulai melamun.
Allah bukakan setiap apa yang harus dibuka, lewat siapa saja.
Kejujuran tidak bisa terlihat, dia hanya bisa terasa oleh hati kita.
Yang benar akan tetap benar, yang salah akan tetap salah.
Yang benar bersikap bijak, yang salah mengakui dan memperbaiki.
Semua selalu ada solusi, dua solusi.
Jangan benci pada makhluk, tapi pada perbuatannya.
Senin, 21 September 2015
Jahitan
Rava tertabrak motor atau tepatnya terserempet kaca spion di telinga kanannya 10 Sept 2015. Bolak balik ganti perban ke Poliklinik dari tanggal 11 - 20 Sept ( 10 hari), dibuka jahitan 21 Sept. Itu pun baru bagian belakang dan di cuping telinga.
Hari ini, 22 Sept 2015 akan dibuka lagi jahitan yang depan. (Total 3 luka sayat) dan 15 jahitan.
Sakit?
Dia jerit-jerit saat dibuka jahitan.
Dia teriak-teriak saat ganti perban.
Pelajaran dan hikmah kami :
1. Rava belajar lagi hati-hati saat menyebrang, jangan gagah-gagah an alias sombong.
2. Rava belajar lagi lebih mendengarkan nasihat orangtua dan orang dewasa di sekitarnya.
sudah jelas buat orangtuanya harus lebih banyak taubat karena maksiat dan dosa diri. Bisa jadi Allah tegur dengan ujian dan musibah ini agar kita makin peka dengan dosa, dan makin taat untuk ibadah.
Semua selalu ada hikmahnya.
Hari ini, 22 Sept 2015 akan dibuka lagi jahitan yang depan. (Total 3 luka sayat) dan 15 jahitan.
Sakit?
Dia jerit-jerit saat dibuka jahitan.
Dia teriak-teriak saat ganti perban.
Pelajaran dan hikmah kami :
1. Rava belajar lagi hati-hati saat menyebrang, jangan gagah-gagah an alias sombong.
2. Rava belajar lagi lebih mendengarkan nasihat orangtua dan orang dewasa di sekitarnya.
sudah jelas buat orangtuanya harus lebih banyak taubat karena maksiat dan dosa diri. Bisa jadi Allah tegur dengan ujian dan musibah ini agar kita makin peka dengan dosa, dan makin taat untuk ibadah.
Semua selalu ada hikmahnya.
Rabu, 16 September 2015
Pikiran
Kita tak pernah tau apa yang difikirkan oleh seseorang tentang kita, dan hubungan kita dengannya kedepan.
Ketakutan yang wajar saya kira, asal tidak sampai paranoid saja.
Betapa rumitnya sistem kerja pikiran kita, utamanya kaitan dengan apa yang difikirkan oleh orang lain.
Namun, tentu saja kita memiliki hak untuk mengatur bagaimana pikiran kita bekerja. Sepenuhnya tanggungjawab kita.
Ingin buruk sangka bisa.
Ingin sebal dan marah bisa.
Ingin balas dendam bisa.
Ingin baik sangka juga bisa.
Ingin coba sabar dan memahami juga bisa.
Ingin coba pasrah dan tetap maksimalkan doa juga bisa.
Kita yang menyederhanakan pikiran kita. Atur pikiran kita.
Abai saja dengan apa yang orang fikirkan.
Terus saja baik dan berbuat baik.
Ketakutan yang wajar saya kira, asal tidak sampai paranoid saja.
Betapa rumitnya sistem kerja pikiran kita, utamanya kaitan dengan apa yang difikirkan oleh orang lain.
Namun, tentu saja kita memiliki hak untuk mengatur bagaimana pikiran kita bekerja. Sepenuhnya tanggungjawab kita.
Ingin buruk sangka bisa.
Ingin sebal dan marah bisa.
Ingin balas dendam bisa.
Ingin baik sangka juga bisa.
Ingin coba sabar dan memahami juga bisa.
Ingin coba pasrah dan tetap maksimalkan doa juga bisa.
Kita yang menyederhanakan pikiran kita. Atur pikiran kita.
Abai saja dengan apa yang orang fikirkan.
Terus saja baik dan berbuat baik.
Selasa, 08 September 2015
Memulai Kembali
Kalau tidak sekarang, memang akan kapan lagi.
Kembali memulai sesuatu yang dulu sering dilakukan dan mulai agak ditinggalkan sekarang ini, karena berpindah media. Menulis. Ayo menulis.
Apa saja bisa kamu tulis, tak sekedar hanya status di Facebook atau comment yang tak perlu. Atau menulismu sudah teralihkan ke WhatsApp...BBM dan sejenisnya. Sehingga tidak terecord dengan baik, dan dengan mudahnya kita delete dari kancah percakapan.
Menulislah disini. Di rumahmu. Di blog yang engkau buat.
Pun hanya dirimu yang membaca dan mengisinya. Berharap file2 ini bisa tersimpan rapi hingga akhir jaman.
Sehingga kelak Rava dan Ata bisa membaca blog ini dengan leluasa.
Nah, atau kenapa tidak membuat saja satu buku kumpulan tulisan2 dirimu yang kadang kau bagi dan kadang kau hapus sebelum di publish.
Usul yang menarik.
Baiklah.
Kembali memulai sesuatu yang dulu sering dilakukan dan mulai agak ditinggalkan sekarang ini, karena berpindah media. Menulis. Ayo menulis.
Apa saja bisa kamu tulis, tak sekedar hanya status di Facebook atau comment yang tak perlu. Atau menulismu sudah teralihkan ke WhatsApp...BBM dan sejenisnya. Sehingga tidak terecord dengan baik, dan dengan mudahnya kita delete dari kancah percakapan.
Menulislah disini. Di rumahmu. Di blog yang engkau buat.
Pun hanya dirimu yang membaca dan mengisinya. Berharap file2 ini bisa tersimpan rapi hingga akhir jaman.
Sehingga kelak Rava dan Ata bisa membaca blog ini dengan leluasa.
Nah, atau kenapa tidak membuat saja satu buku kumpulan tulisan2 dirimu yang kadang kau bagi dan kadang kau hapus sebelum di publish.
Usul yang menarik.
Baiklah.
Kesepian
Bisa melanda siapa saja. Tidak tua atau muda. Judul kesepian tersemat pada banyak orang yang memang tidak merasakan ramai.
Perempuan kesepian.
Lelaki kesepian
Anak kesepian
Orangtua kesepian
Teman kesepian
Menjadi hantu. Menjadi mencekam karena sepi identik dengan sendiri dan kesendirian akut.
Lalu orang sibuk mencari cara agar tidak sepi. Meramaikan dirinya. Melibatkan si pengisi sepi.
Mengajak. Menawar. Membujuk dan segala hal di lakukan.
Sedih jadi orang sepi.
Perempuan kesepian.
Lelaki kesepian
Anak kesepian
Orangtua kesepian
Teman kesepian
Menjadi hantu. Menjadi mencekam karena sepi identik dengan sendiri dan kesendirian akut.
Lalu orang sibuk mencari cara agar tidak sepi. Meramaikan dirinya. Melibatkan si pengisi sepi.
Mengajak. Menawar. Membujuk dan segala hal di lakukan.
Sedih jadi orang sepi.
Rabu, 19 Agustus 2015
Kehilangan
Memang tak pernah ada yang abadi.
Setiap harta benda memiliki masa "hilang", rusak dan terganti.
Moment 23 juta ini pun sama. Jika takdirnya memang harus bukan milik kita.
Maka memang bukan milik kita.
Allah pasti mengganti dengan yang lebih baik dan di perlakukan baik.
Nampak sekali hikmah terbesar adalah taubat atas dosa selama kita menggunakannya.
Untuk kebaikan kah, atau lebih banyak untuk keburukan?
Yg hilang akan terganti, namun sejarah waktu pemakaian akan selalu jadi catatan.
Setiap harta benda memiliki masa "hilang", rusak dan terganti.
Moment 23 juta ini pun sama. Jika takdirnya memang harus bukan milik kita.
Maka memang bukan milik kita.
Allah pasti mengganti dengan yang lebih baik dan di perlakukan baik.
Nampak sekali hikmah terbesar adalah taubat atas dosa selama kita menggunakannya.
Untuk kebaikan kah, atau lebih banyak untuk keburukan?
Yg hilang akan terganti, namun sejarah waktu pemakaian akan selalu jadi catatan.
Senin, 17 Agustus 2015
Merenung
Bukan hanya ketika sendiri renungan ini harus muncul.
Bahkan ketika bersama dan disaat ramai.
Ada banyak hal yang menjadi renungan dan fikiran.
Menimbang-nimbang.
Mengambil langkah hati-hati
Sekali memilih, tak bisa mundur ke belakang dengan kata penyesalan.
Memohon yang terbaik dengan tawakal dan taubat kepada Allah.
Bahkan ketika bersama dan disaat ramai.
Ada banyak hal yang menjadi renungan dan fikiran.
Menimbang-nimbang.
Mengambil langkah hati-hati
Sekali memilih, tak bisa mundur ke belakang dengan kata penyesalan.
Memohon yang terbaik dengan tawakal dan taubat kepada Allah.
Kamis, 13 Agustus 2015
Kilas
Melihat ke belakang.
Peristiwa demi peristiwa.
Terpotret dan terbayang kembali.
Setiap orang yakin akan berubah lebih baik jika ia memiliki niat yang sangat kuat.
Namun tidak semua orang yakin dengan dirinya sendiri untuk berubah.
Dilakukan kembali kejadian yang sama dengan orang yang berbeda. Tidak berarti banyak sekarang, selain bahwa takdir hidupnya seperti itu. Dan kita ada di dalamnya sebagai irisan.
Allah sungguh tidak tidur atas apapun yang kita lakukan di dunia ini.
Bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan sungguh berat ketika di akhirat nanti.
Semoga Allah menolong.
Peristiwa demi peristiwa.
Terpotret dan terbayang kembali.
Setiap orang yakin akan berubah lebih baik jika ia memiliki niat yang sangat kuat.
Namun tidak semua orang yakin dengan dirinya sendiri untuk berubah.
Dilakukan kembali kejadian yang sama dengan orang yang berbeda. Tidak berarti banyak sekarang, selain bahwa takdir hidupnya seperti itu. Dan kita ada di dalamnya sebagai irisan.
Allah sungguh tidak tidur atas apapun yang kita lakukan di dunia ini.
Bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan sungguh berat ketika di akhirat nanti.
Semoga Allah menolong.
Rabu, 29 Juli 2015
SD
Masanya sudah dimulai.
Di 6,5 tahun Rava bergerak dan memulai hari pertama nya di sebuah sekolah dasar negeri di tempat kami tinggal.
Hari pertama ia diantar oleh ayah ibu dan adiknya. Terlihat nyaman, lalu kemudian mulai merengek saat ibu guru kelas 1 bilang orangtua harus diluar kelas.
7 hingga jam 9 terlewati sempurna pagi itu. Dilewati dengan informasi dan keceriaan Rava di ajak jalan-jalan ke supermarket setelahnya.
Nak, mulai lah hari ini.
Akan ada hari hari berikutnya.
Belajar, bermain, melihat, mendengar, bergerak, berfikir dan kemudian engkau berakhlak baik dibanding ibu dan bapa mu.
Amiin.
27 Juli 2015
Di 6,5 tahun Rava bergerak dan memulai hari pertama nya di sebuah sekolah dasar negeri di tempat kami tinggal.
Hari pertama ia diantar oleh ayah ibu dan adiknya. Terlihat nyaman, lalu kemudian mulai merengek saat ibu guru kelas 1 bilang orangtua harus diluar kelas.
7 hingga jam 9 terlewati sempurna pagi itu. Dilewati dengan informasi dan keceriaan Rava di ajak jalan-jalan ke supermarket setelahnya.
Nak, mulai lah hari ini.
Akan ada hari hari berikutnya.
Belajar, bermain, melihat, mendengar, bergerak, berfikir dan kemudian engkau berakhlak baik dibanding ibu dan bapa mu.
Amiin.
27 Juli 2015
Selasa, 07 Juli 2015
20 Ramadhan
Ah, nampaknya sudah tinggal 10 hari lagi menjelang bulan suci ini berakhir.
Rasanya baru kemaren bertahan di jam 4 - 18.
Sudah dapat apa?
Malu rasanya. Karena masih harus berjibaku dengan rutinitas, dan kemudian mencoba memaksimalkan apa yang bisa diberikan di Ramadhan.
Terpontang panting antara hati dan fisik.
Ujian mengalir. Mengalir dan mengalir.
Bertahan, berkhusnudzan lalu terus harus bersyukur.
Limpahan rejeki mana lagi yang bisa kita dustakan di bulan mulia ini.
Betapa Allah sungguh sayang dengan diri ini.
Alhamdulillah
Rasanya baru kemaren bertahan di jam 4 - 18.
Sudah dapat apa?
Malu rasanya. Karena masih harus berjibaku dengan rutinitas, dan kemudian mencoba memaksimalkan apa yang bisa diberikan di Ramadhan.
Terpontang panting antara hati dan fisik.
Ujian mengalir. Mengalir dan mengalir.
Bertahan, berkhusnudzan lalu terus harus bersyukur.
Limpahan rejeki mana lagi yang bisa kita dustakan di bulan mulia ini.
Betapa Allah sungguh sayang dengan diri ini.
Alhamdulillah
Kamis, 25 Juni 2015
Pagi di 9 Ramadhan
Pagi.
Setiap orang sibuk di awal hari. Atau di malam sebelumnya.
Buat planning ini itu. Sibuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berkaitan dengan rencana kita.
Setiap orang sibuk di awal hari. Atau di malam sebelumnya.
Buat planning ini itu. Sibuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berkaitan dengan rencana kita.
Selain soal kerja, soal kesenangan pun di rencanakan.
Weekend mau apa. Pulang kerja mau kemana. Dirumah mau apa.
# saling berbagi agenda.
Sayangnya, dalam hal kemaksiatan pun. Ada orang yang merencanakan dengan tepat.
Dengan siapa, kapan, dimana, bagaimana (5W + 1 H), mau apa sudah di planningkan dengan baik.
Jalan berdua, makan berdua, janjian ke satu tempat, ngobrol berdua. Walaupun jelas-jelas tak "halal". Naudzubillah (Mengelus dada)
# fenomena
# semoga Allah melindungi kita semua
Weekend mau apa. Pulang kerja mau kemana. Dirumah mau apa.
# saling berbagi agenda.
Sayangnya, dalam hal kemaksiatan pun. Ada orang yang merencanakan dengan tepat.
Dengan siapa, kapan, dimana, bagaimana (5W + 1 H), mau apa sudah di planningkan dengan baik.
Jalan berdua, makan berdua, janjian ke satu tempat, ngobrol berdua. Walaupun jelas-jelas tak "halal". Naudzubillah (Mengelus dada)
# fenomena
# semoga Allah melindungi kita semua
Rabu, 03 Juni 2015
Tak Lama
Sebetulnya tak lama aku pergi dari dirimu.
Sebentar saja. Tersibukan oleh sekian rutinitas yang memang harus dikerjakan.
Tapi tetap, pergi sebentar dan kerinduan ini pun tetap tertuju padamu.
Tak bisa ke lain hati. Karena hanya engkau satu-satunya yang paling mengerti.
Sebentar saja. Tersibukan oleh sekian rutinitas yang memang harus dikerjakan.
Tapi tetap, pergi sebentar dan kerinduan ini pun tetap tertuju padamu.
Tak bisa ke lain hati. Karena hanya engkau satu-satunya yang paling mengerti.
Selasa, 19 Mei 2015
Nasehat
Yang paling berkesan pagi ini setelah mendapat kajian tafsir An Nass dan Al Falaq dari ustadzah Erika adalah nasehat beliau terkait aktifitas kita - muslimah yang berkarya di Daarut Tauhiid.
1. Lakukan segala aktifitas dan peran dalam kehidupan kita dengan tujuan Ridha Allah semata.
2. Perbauran dengan sesama muslim/ah di lingkungan kerja harus tetap terjaga syari'i nya.
3. Hablum minannas dibenahi, hablum minalloh juga dibenahi. sehingga beriringan, tak bisa dipisahkan.
Semangat dakwah. Semangat lebih baik. Semangat taubat.
1. Lakukan segala aktifitas dan peran dalam kehidupan kita dengan tujuan Ridha Allah semata.
2. Perbauran dengan sesama muslim/ah di lingkungan kerja harus tetap terjaga syari'i nya.
3. Hablum minannas dibenahi, hablum minalloh juga dibenahi. sehingga beriringan, tak bisa dipisahkan.
Semangat dakwah. Semangat lebih baik. Semangat taubat.
Selasa, 12 Mei 2015
12 Mei
Pertama
Seorang guru, ustadz, pembimbing di Daarut Tauhiid wafat dalam usia 51 tahun hari senin kemarin bada magrib.
Kami takziah ke Garut. Pemakaman yang luar biasa. 14 mobil dan 2 bis mengiringi.
Kematian selalu dekat. Bahkan saat kita tak sadar sekalipun. Ia mengintai.
Tumbuh dan hiduplah dalam kebaikan setiap saat. Hingga ketika ajal menjempu, kebaikan yang datang kepada kita di dunia dan akhirat. Semoga
Kedua
Usia 66 tahun. Seorang ayah sahabat menikah untuk kedua kali pasca istri pertama wafat berbilang bulan sebelumnya. Subhnallah.
Disaat orang lain yang muda, cantik, tampan, cerdas dan kaya sibuk dan berlomba-lomba menghalalkan segala cara untuk memenuhi nafsu nya semata. Selingkuh tiada henti, tak takut pada Allah. Melakukan kemaksiatan dengan berbagai macam orang yang tak halal. Naudzubillah.
Maka sebuah pernikahan di usia 66 thn bagaikan oase bahwa ada banyak orang yang ingin hidupnya halal, bersih dan di ridhai Allah.
Seorang guru, ustadz, pembimbing di Daarut Tauhiid wafat dalam usia 51 tahun hari senin kemarin bada magrib.
Kami takziah ke Garut. Pemakaman yang luar biasa. 14 mobil dan 2 bis mengiringi.
Kematian selalu dekat. Bahkan saat kita tak sadar sekalipun. Ia mengintai.
Tumbuh dan hiduplah dalam kebaikan setiap saat. Hingga ketika ajal menjempu, kebaikan yang datang kepada kita di dunia dan akhirat. Semoga
Kedua
Usia 66 tahun. Seorang ayah sahabat menikah untuk kedua kali pasca istri pertama wafat berbilang bulan sebelumnya. Subhnallah.
Disaat orang lain yang muda, cantik, tampan, cerdas dan kaya sibuk dan berlomba-lomba menghalalkan segala cara untuk memenuhi nafsu nya semata. Selingkuh tiada henti, tak takut pada Allah. Melakukan kemaksiatan dengan berbagai macam orang yang tak halal. Naudzubillah.
Maka sebuah pernikahan di usia 66 thn bagaikan oase bahwa ada banyak orang yang ingin hidupnya halal, bersih dan di ridhai Allah.
Rabu, 06 Mei 2015
Air Panas Itu
Pagi.
Rusuh dan kemudian air panas itu menyiram kaki tanpa ampun. Tanpa peringatan.
Panas, hingga ke hati.
Gerangan apakah yang terjadi?
Baru beberapa hari yang lalu salah satu kerabat menderita sakit parah. Sekarang giliranku.
Dosa dan maksiat kah yang mengundang semua ujian sakit ini?
Karena tidak amanahkah?
Kufur kah terhadap nikmat?
Merasa sombongkah?
Nyatanya tak berdaya tersiram air panas yang sejenak dua jenak.
Mohon ampun ya Allah.
Rusuh dan kemudian air panas itu menyiram kaki tanpa ampun. Tanpa peringatan.
Panas, hingga ke hati.
Gerangan apakah yang terjadi?
Baru beberapa hari yang lalu salah satu kerabat menderita sakit parah. Sekarang giliranku.
Dosa dan maksiat kah yang mengundang semua ujian sakit ini?
Karena tidak amanahkah?
Kufur kah terhadap nikmat?
Merasa sombongkah?
Nyatanya tak berdaya tersiram air panas yang sejenak dua jenak.
Mohon ampun ya Allah.
Rabu, 29 April 2015
Hari Kedua - 30
Memasuki akhir di hari pertama. Ada masalah yang harus diselesaikan.
Masuk hari kedua. Masalah di eksekusi.
Semangat
Masuk hari kedua. Masalah di eksekusi.
Semangat
Selasa, 28 April 2015
26 Hari
Ya. 26 hari saja.
Namun amanah ini begitu berat di rasa.
50 orang, 3 unit. Dengan sekian problematika nya.
Mampukan diri ini. Karena sesungguhnya setiap kekuatan ada pada sisi Allah.
Semoga bisa melalui ini semua dan berkah pada akhirnya.
Namun amanah ini begitu berat di rasa.
50 orang, 3 unit. Dengan sekian problematika nya.
Mampukan diri ini. Karena sesungguhnya setiap kekuatan ada pada sisi Allah.
Semoga bisa melalui ini semua dan berkah pada akhirnya.
Senin, 27 April 2015
Lega
Sesuatu yang menghambat fikiran dan hati kita. Sewajarnya dilepaskan dan dikeluarkan. Agar dia tak menjadi penyesalan karena tak sempat di sampaikan.
Apapun reaksi yang kita terima. Kewajiban kita setidaknya sudah gugur. Selanjutnya, kekuatan keyakinan yang membantu segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Semakin diinjak, maka rumput ilalang akan semakin kokoh dan kuat.
Semakin direndahkan, seharusnya kita meninggikan diri kita dengan seluruh usaha kebaikan yang bisa kita lakukan.
Allah hadirkan orang-orang dan kejadian di sekeliling kita tentu saja agar membuat kita menyadari dan terus melakukan taubat karena kesalahan kesalahan kita.
Apapun reaksi yang kita terima. Kewajiban kita setidaknya sudah gugur. Selanjutnya, kekuatan keyakinan yang membantu segala sesuatunya menjadi lebih baik.
Semakin diinjak, maka rumput ilalang akan semakin kokoh dan kuat.
Semakin direndahkan, seharusnya kita meninggikan diri kita dengan seluruh usaha kebaikan yang bisa kita lakukan.
Allah hadirkan orang-orang dan kejadian di sekeliling kita tentu saja agar membuat kita menyadari dan terus melakukan taubat karena kesalahan kesalahan kita.
Kamis, 23 April 2015
Adalah
Menulis adalah sesuatu hal yang membuat kita bisa melepaskan apapun dari fikiran kita. Bahkan dari rutinitas menjemukan yang membuat kita terjebak selalu setiap harinya.
Menulis adalah sesuatu yang membuat kita bisa senang-senang sendiri tanpa perlu berkampanye kepada orang lain. Mau dibaca atau tidak toh bukan urusan sekali.
Menulis adalah banyak hal. Pelepasan. Dan kemerdekaan.
Adalah menulis yang membuat jemari kita menari lincah di atas keyboard. Bermain dengan banyak kata dan kalimat. Menyenangkan sekali.
Menulis adalah sesuatu yang membuat kita bisa senang-senang sendiri tanpa perlu berkampanye kepada orang lain. Mau dibaca atau tidak toh bukan urusan sekali.
Menulis adalah banyak hal. Pelepasan. Dan kemerdekaan.
Adalah menulis yang membuat jemari kita menari lincah di atas keyboard. Bermain dengan banyak kata dan kalimat. Menyenangkan sekali.
Senin, 20 April 2015
Perbuatan
Allah Maha melakukan segala hal dengan takdir terbaik bagi siapapun.
Jangan pernah berhenti untuk selalu berharap dan berdoa. Memohon yang terbaik. Berbaik sangka dengan setiap takdir.
Wilayah "perubah" hanya ada pada sisi Allah. Manusia tak akan kuasa dengan kemampuannya merubah apapun. Jangan berbangga. Jangan sombong.
Sabar memang kuncinya. Jangan tergesa. Dan tetap tenang dalam bertindak. Serahkan setiap urusan kepada Allah. Kemudian lihatlah begitu banyak hikmah yang bisa kita dapatkan dari semua episode kehidupan setiap harinya yang kita lalui.
Jangan pernah berhenti untuk selalu berharap dan berdoa. Memohon yang terbaik. Berbaik sangka dengan setiap takdir.
Wilayah "perubah" hanya ada pada sisi Allah. Manusia tak akan kuasa dengan kemampuannya merubah apapun. Jangan berbangga. Jangan sombong.
Sabar memang kuncinya. Jangan tergesa. Dan tetap tenang dalam bertindak. Serahkan setiap urusan kepada Allah. Kemudian lihatlah begitu banyak hikmah yang bisa kita dapatkan dari semua episode kehidupan setiap harinya yang kita lalui.
Rabu, 15 April 2015
Pilihan
Hidup itu di pertemukan dengan banyak pilihan setiap detik, menit, jam dan hari nya.
Ada yang tepat dalam memilih sikap,
Ada yang kurang tepat dalam memilih.
Tentu saja harus siap dengan konsekuensinya.
Mau diam itu pilihan. Mau berbuat itu pilihan
Mau tetap dalam keburukan itu pilihan. Mau berubah menjadi lebih baik juga pilihan
Kita tidak bisa menilai pilihan kita yang paling benar dan orang lain salah. Coba memahami saja. Karena yang kena resiko ya yang memilih alias kita sendiri.
Dan semoga setiap pilihan selalu dikonsultasikan terlebih dulu dengan Sang Pemilik Takdir terbaik untuk kehidupan kita.
Doa dan terus doa. Memohon pertolongan Allah pada setiap pilihan kita.
Ada yang tepat dalam memilih sikap,
Ada yang kurang tepat dalam memilih.
Tentu saja harus siap dengan konsekuensinya.
Mau diam itu pilihan. Mau berbuat itu pilihan
Mau tetap dalam keburukan itu pilihan. Mau berubah menjadi lebih baik juga pilihan
Kita tidak bisa menilai pilihan kita yang paling benar dan orang lain salah. Coba memahami saja. Karena yang kena resiko ya yang memilih alias kita sendiri.
Dan semoga setiap pilihan selalu dikonsultasikan terlebih dulu dengan Sang Pemilik Takdir terbaik untuk kehidupan kita.
Doa dan terus doa. Memohon pertolongan Allah pada setiap pilihan kita.
Senin, 13 April 2015
Cari Cara Lain
Allah memberikan akal untuk digunakan berfikir.
Ketika kita buntu saat masalah datang. Gunakan akal. Juga gunakan iman. Sehingga saat akal bergerak mencari solusi, badan ikhtiar untuk mendapatkan solusi. Hati juga terus memohon kepada Allah agar senantiasa di tolong dan dilindungi. Jangan sampai solusi nya sama sekali tak manfaat dan malah menjadi masalah yang baru.
Kekuatan menghadapi masalah ternyata terletak pada seberapa kuat kita meminta pertolongan Allah untuk menghadapinya. Langkah pertama, taubat dari dosa dan maksiat sekecil apapun yg kita lakukan (pembersihan), lalu maksimalkan ibadah wajib dan sunah (konsistensi), lalu perbanyak dzikir dan doa memohon yang terbaik sehingga ketika ada masalah, kita selalu libatkan Allah di dalamnya.
Jangan bergantung pada kemampuan diri. Da kita mah apa atuh. He
Semoga setiap kita mencari cara untuk mendapatkan solusi, disitu pertolongan Allah ada.
Ketika kita buntu saat masalah datang. Gunakan akal. Juga gunakan iman. Sehingga saat akal bergerak mencari solusi, badan ikhtiar untuk mendapatkan solusi. Hati juga terus memohon kepada Allah agar senantiasa di tolong dan dilindungi. Jangan sampai solusi nya sama sekali tak manfaat dan malah menjadi masalah yang baru.
Kekuatan menghadapi masalah ternyata terletak pada seberapa kuat kita meminta pertolongan Allah untuk menghadapinya. Langkah pertama, taubat dari dosa dan maksiat sekecil apapun yg kita lakukan (pembersihan), lalu maksimalkan ibadah wajib dan sunah (konsistensi), lalu perbanyak dzikir dan doa memohon yang terbaik sehingga ketika ada masalah, kita selalu libatkan Allah di dalamnya.
Jangan bergantung pada kemampuan diri. Da kita mah apa atuh. He
Semoga setiap kita mencari cara untuk mendapatkan solusi, disitu pertolongan Allah ada.
Minggu, 12 April 2015
Cerita
Di awal tahun. Dimulai semua asa dan mimpi.
Kemudian tahun berlanjut. Demi tahun. Menyisakan masing-masing cerita bersama inisial-inisal. Huruf dan angka yang saling memaknai terangkai dalam satu jalinan kisah.
Tahun ini pun sama. Ada kisah, ada cerita.
Tahun depan. Allah Maha Tahu.
Semakin dilemahkan, semakin memperkuat. Itu adalah siklus pertahanan diri. Jangan goyah dan jangan gentar.
Hari-hari lawan dengan doa. Dengan permohonan.
Hari-hari lawan dengan kebaikan. Dengan perbuatan baik yang Allah sukai.
Hari-hari lawan dengan amal. Dengan ketulusan, dengan keikhlasan.
Jangan biarkan hari ini merugi.
Apa yang dilakukannya. Lawan sekuat tenaga dengan seluruh energi kita dalam kebaikan.
Kemudian tahun berlanjut. Demi tahun. Menyisakan masing-masing cerita bersama inisial-inisal. Huruf dan angka yang saling memaknai terangkai dalam satu jalinan kisah.
Tahun ini pun sama. Ada kisah, ada cerita.
Tahun depan. Allah Maha Tahu.
Semakin dilemahkan, semakin memperkuat. Itu adalah siklus pertahanan diri. Jangan goyah dan jangan gentar.
Hari-hari lawan dengan doa. Dengan permohonan.
Hari-hari lawan dengan kebaikan. Dengan perbuatan baik yang Allah sukai.
Hari-hari lawan dengan amal. Dengan ketulusan, dengan keikhlasan.
Jangan biarkan hari ini merugi.
Apa yang dilakukannya. Lawan sekuat tenaga dengan seluruh energi kita dalam kebaikan.
Kamis, 09 April 2015
Kejadian
Kamis pagi.
Jedugh! Dan tertendanglah wajah kanan ku oleh kaki anak SMP yang sedang main-main di tangga.
Huwa....bengeup dan merah sesaat. Nyut-nyut an hingga 15 menit kemudian.
Anak itu terus meminta maaf karena rasa bersalah. Tak kuhiraukan karena sibuk mengatasi rasa sakit di wajah dan khawatir malah mengomeli dia.
Ada apa kah?
Jumat pagi.
Dipanggil. Di interogasi. Di marahi. Di kasih wejangan dan nasehat serta pemikiran lain.
Maafkan. Merasa bersalah karena tidak peka. Banyak taubat.
Ada apa kah?
Hikmah. Pasti hikmah yang akan kemudian muncul.
Jedugh! Dan tertendanglah wajah kanan ku oleh kaki anak SMP yang sedang main-main di tangga.
Huwa....bengeup dan merah sesaat. Nyut-nyut an hingga 15 menit kemudian.
Anak itu terus meminta maaf karena rasa bersalah. Tak kuhiraukan karena sibuk mengatasi rasa sakit di wajah dan khawatir malah mengomeli dia.
Ada apa kah?
Jumat pagi.
Dipanggil. Di interogasi. Di marahi. Di kasih wejangan dan nasehat serta pemikiran lain.
Maafkan. Merasa bersalah karena tidak peka. Banyak taubat.
Ada apa kah?
Hikmah. Pasti hikmah yang akan kemudian muncul.
Rabu, 08 April 2015
Ceritanya
Ceritanya
Kita tidak pernah bisa menjadi diri sendiri kalau harus selalu menerima apa kata orang, apa pandangan orang dan blek kita lakukan tanpa difikir. Jadi di setir orang dong. Ga punya identitas.
Menulis itu seharusnya membebaskan siapapun bermain dengan kata dan pemikirannya. Lha kalau di kebiri, gimana nasib penulis. Masa harus sesuai selera pasar saja. Bicara idealis setiap orang perlu. Juga harus jujur mengemukakan apa yang ada di fikiran dan hati.
Kalau ada orang yang nyinyir dan mau tau aja urusan hidup kita. Ke laut aja deh.
Haha.
Kita tidak pernah bisa menjadi diri sendiri kalau harus selalu menerima apa kata orang, apa pandangan orang dan blek kita lakukan tanpa difikir. Jadi di setir orang dong. Ga punya identitas.
Menulis itu seharusnya membebaskan siapapun bermain dengan kata dan pemikirannya. Lha kalau di kebiri, gimana nasib penulis. Masa harus sesuai selera pasar saja. Bicara idealis setiap orang perlu. Juga harus jujur mengemukakan apa yang ada di fikiran dan hati.
Kalau ada orang yang nyinyir dan mau tau aja urusan hidup kita. Ke laut aja deh.
Haha.
Selasa, 24 Maret 2015
Memantau
Memang yang bisa dilakukan adalah memantau dan mengamati saja.
Tak bisa berbuat lebih. Kecuali dengan sabar dan mendoakan.
Semua selalu ada solusinya. Skenario indah yang Allah ciptakan di saat terjadi ujian dan musibah.
bersabarlah dalam menanti.
Tak bisa berbuat lebih. Kecuali dengan sabar dan mendoakan.
Semua selalu ada solusinya. Skenario indah yang Allah ciptakan di saat terjadi ujian dan musibah.
bersabarlah dalam menanti.
Kamis, 19 Maret 2015
Gadget
"HP ku hilang!" Huwaaa. Hiks.Hiks.
"Coba inget-inget dimana?."
5 menit kemudian. Seseorang datang menyerahkan HP yg "dianggap hilang itu."
# Bisa jadi Allah hilangkan atau merusak-kan barang (sementara/selamanya) karena ada ketidakberkahan pada barang tersebut. Banyak mudaratnya, dipake yang ga baik, nyimpen chat atau foto yang tak pantas.
"Coba inget-inget dimana?."
5 menit kemudian. Seseorang datang menyerahkan HP yg "dianggap hilang itu."
# Bisa jadi Allah hilangkan atau merusak-kan barang (sementara/selamanya) karena ada ketidakberkahan pada barang tersebut. Banyak mudaratnya, dipake yang ga baik, nyimpen chat atau foto yang tak pantas.
# Bisa jadi Allah yang
Maha Baik ingin menghilangkan kemudaratan dan ketidakberkahan itu dari
diri kita agar kita menyadari bahwa kita melakukan kesalahan.
# Bisa jadi Allah benar-benar tidak suka dan ridha dengan apa yang kita lakukan terhadap barang (HP, Laptop, Gadget canggih lainnya, kendaraan atau apapun) karena kita menuhankan mereka semua.
Allohu'alam.
# Bisa jadi Allah benar-benar tidak suka dan ridha dengan apa yang kita lakukan terhadap barang (HP, Laptop, Gadget canggih lainnya, kendaraan atau apapun) karena kita menuhankan mereka semua.
Allohu'alam.
Rabu, 18 Maret 2015
Modus
Kita tak bisa hidup dengan nyaman-nyaman saja. Ujian dan musibah bisa saja bergiliran datang tiap hari.
Jika belajar dari pengalaman hidup (cie). Modus melakukan kesalahan akan terus terulang dan memperlihatkan pola yang sama.
Mungkin bisa jadi kebaikan juga berpola seperti itu.
Mulai dari A, lanjut ke B, lanjut ke C. Ketika diteruskan terjerumuslah kita pada keburukan/kebaikan, tergantung kita sedang melakukan pola apa.
Berhati-hati dari dalam diri akan aktifitas yang menyesatkan dan mudharat itu jauh lebih baik.
Jika belajar dari pengalaman hidup (cie). Modus melakukan kesalahan akan terus terulang dan memperlihatkan pola yang sama.
Mungkin bisa jadi kebaikan juga berpola seperti itu.
Mulai dari A, lanjut ke B, lanjut ke C. Ketika diteruskan terjerumuslah kita pada keburukan/kebaikan, tergantung kita sedang melakukan pola apa.
Berhati-hati dari dalam diri akan aktifitas yang menyesatkan dan mudharat itu jauh lebih baik.
Senin, 16 Maret 2015
Pagi
Pagi ini sendiri.
Berteman lantunan lagu-lagu dan hingarbingar pembersihan.
Merasa sepi ketika sendiri itu kalau fikiran kita fokus pada masalah dan tidak mencari solusi.
Mulailah mencari keramaian dengan banyak aktifitas manfaat.
Karena disitulah berharganya sebuah kehidupan di pagi hari.
Berteman lantunan lagu-lagu dan hingarbingar pembersihan.
Merasa sepi ketika sendiri itu kalau fikiran kita fokus pada masalah dan tidak mencari solusi.
Mulailah mencari keramaian dengan banyak aktifitas manfaat.
Karena disitulah berharganya sebuah kehidupan di pagi hari.
Jumat, 13 Maret 2015
Banyak Bicara
Memang, terlalu banyak bicara mengakibatkan dua hal :
1. Cape
2. Di musuhin orang karena bawel luar biasa.
Nah, harusnya memang sedikit bicara banyak kerja. Tapi prinsip itu tidak berlaku. Buat saya tetap saja harus banyak bicara dan banyak kerja.
Begitu.
1. Cape
2. Di musuhin orang karena bawel luar biasa.
Nah, harusnya memang sedikit bicara banyak kerja. Tapi prinsip itu tidak berlaku. Buat saya tetap saja harus banyak bicara dan banyak kerja.
Begitu.
Minggu, 08 Maret 2015
Hajat
Segala sesuatu akan berakhir.
Yang memulai, yang berproses, yang berakhir..
Perhelatan akbar alias hajat pernikahan pun demikian. Panitia berjibaku dari awal persiapan. Di Hari H sibuk dengan bagiannya masing-masing. Dan di akhir acara sudah sibuk dengan evaluasi.
Begitulah kegiatan manusia. Disiapkan, dilaksanakan, diakhiri pula.
Yang memulai, yang berproses, yang berakhir..
Perhelatan akbar alias hajat pernikahan pun demikian. Panitia berjibaku dari awal persiapan. Di Hari H sibuk dengan bagiannya masing-masing. Dan di akhir acara sudah sibuk dengan evaluasi.
Begitulah kegiatan manusia. Disiapkan, dilaksanakan, diakhiri pula.
Senin, 02 Maret 2015
Ah, sekejap saja
Subhanallah.
Semua memang akhirnya akan kembali kepada Allah yang menguasai takdir.
Karena Allah pula, segala gundah hilang dalam sekejap.
Tak penting siapa, tak penting mengapa. Yang terpenting adalah "kembali" menyadari.
Nurani itu masih ada, setidaknya berlaku hari ini.
Semua memang akhirnya akan kembali kepada Allah yang menguasai takdir.
Karena Allah pula, segala gundah hilang dalam sekejap.
Tak penting siapa, tak penting mengapa. Yang terpenting adalah "kembali" menyadari.
Nurani itu masih ada, setidaknya berlaku hari ini.
Tidak Usah Sibuk
Biasa saja. Jika engkau menemukan ke tidak abnormal an menurut versi mu.
Maka jangan sok sibuk serba ingin tahu dan menyelidiki hingga tuntas.
Setiap orang berhadapan dengan perbuatannya sendiri sendiri.
Baik utk dirinya.
Buruk utk dirinya.
Tak akan kemana
Maka jangan sok sibuk serba ingin tahu dan menyelidiki hingga tuntas.
Setiap orang berhadapan dengan perbuatannya sendiri sendiri.
Baik utk dirinya.
Buruk utk dirinya.
Tak akan kemana
Kamis, 26 Februari 2015
Jangan saling menyakiti
Wahai Lelaki...
Suka kah engkau jika ibumu, istrimu, saudara perempuanmu, anak perempuanmu...disakiti dan didzalimi oleh kaum lelaki?
Lelaki : Aku tidak suka. Akan kubalas perlakuannya.
Wahai Wanita...
Suka kah engkau jika ayahmu, suamimu, saudara laki-lakimu, anak laki-lakimu...disakiti dan didzalimi oleh kaum wanita?
Wanita : Aku tidak suka. Akan kubalas perlakuannya.
Namun, mengapa banyak lelaki yang menyakiti wanita.
Apakah dia tidak cemas kejadian yang sama akan menimpa keluarganya?
Namun, mengapa banyak wanita yang menyakiti lelaki. Atau sesama wanita lainnya.
Apakah dia tidak cemas kejadian yang sama akan menimpa keluarganya?
# inspirasi dari seorang ustadzah saat halaqoh. Ber hari lalu
Suka kah engkau jika ibumu, istrimu, saudara perempuanmu, anak perempuanmu...disakiti dan didzalimi oleh kaum lelaki?
Lelaki : Aku tidak suka. Akan kubalas perlakuannya.
Wahai Wanita...
Suka kah engkau jika ayahmu, suamimu, saudara laki-lakimu, anak laki-lakimu...disakiti dan didzalimi oleh kaum wanita?
Wanita : Aku tidak suka. Akan kubalas perlakuannya.
Namun, mengapa banyak lelaki yang menyakiti wanita.
Apakah dia tidak cemas kejadian yang sama akan menimpa keluarganya?
Namun, mengapa banyak wanita yang menyakiti lelaki. Atau sesama wanita lainnya.
Apakah dia tidak cemas kejadian yang sama akan menimpa keluarganya?
# inspirasi dari seorang ustadzah saat halaqoh. Ber hari lalu
Selasa, 24 Februari 2015
Berbohong
Bohong itu candu. Nagih. Kau akan membungkus setiap satu kebohongan dengan kebohongan yang lain. Terus menerus. Menarikmu semakin mudah berbohong dan menjadi ringan menyakiti orang lain.
#Allah tidak tidur ketika itu dilakukan. Maka doakanlah kebaikan bagi siapapun yang kita ketahui berbohong dengan nyata.
Jangan berbohong demi sebuah ketidakbaikan. Mudah bagi Allah mencabut kesuksesan dan keberkahan yg susah payah diraih.
# Ada yang melakukannya.
# Ada yang melakukannya.
Ujian ini. Subhanallah.
Senin, 16 Februari 2015
Lelah
Maka jika engkau selalu mengurusi hal sederhana menjadi rumit, lelah lah dirimu.
Kita tak pernah bisa memaksa orang lain untuk setuju dengan apa yang kita fikirkan.
Kita hanya bisa memaksa diri kita untuk lebih bisa memahami cara pandang orang lain.
Ya sudah saja. Mereka berfikirnya begitu. Luruskan saja niat kita. Minta ampun jika terselip khilaf.
Kita tak pernah bisa memaksa orang lain untuk setuju dengan apa yang kita fikirkan.
Kita hanya bisa memaksa diri kita untuk lebih bisa memahami cara pandang orang lain.
Ya sudah saja. Mereka berfikirnya begitu. Luruskan saja niat kita. Minta ampun jika terselip khilaf.
Senin, 09 Februari 2015
Ditahan
Tak selamanya apa yang kita ingin sampaikan lalu kita bicarakan. Banyak hal yang akhirnya menahan agar apa yang kita fikirkan dan ingin beritahukan kepada orang lain kita tahan dan diam saja.
Bisa jadi ketika kita bicara, orang tak paham dan malah berfikiran negatif terhadap kita.
Bisa jadi ketika kita bicara, penyesalan karena sudah dibicarakan muncul.
Bisa jadi ketika kita bicara, dia tak bisa dipercaya.
Maka ditahan saja dulu. Biarkan matang lalu kau bisa putuskan apakah akan disampaikan atau tidak.
Bisa jadi ketika kita bicara, orang tak paham dan malah berfikiran negatif terhadap kita.
Bisa jadi ketika kita bicara, penyesalan karena sudah dibicarakan muncul.
Bisa jadi ketika kita bicara, dia tak bisa dipercaya.
Maka ditahan saja dulu. Biarkan matang lalu kau bisa putuskan apakah akan disampaikan atau tidak.
Kamis, 05 Februari 2015
Trauma
Sebuah trauma bisa datang dari mana saja. Bahkan jika itu sesuatu yang menyenangkan dan menggembirakan. Ketika sudah muncul trauma, maka semuanya berubah menjadi keraguan, waswas dan ketakutan.
Jadi siapa yang bisa disalahkan. Orangnya atau trauma nya.
Jadi siapa yang bisa disalahkan. Orangnya atau trauma nya.
Rabu, 04 Februari 2015
Informasi
Kalau kita mendengar informasi dan sebagainya. Gatal rasanya kalau tidak berbagi. Itu bisa membuktikan kadang kita tak siap menjaga amanah informasi yang boleh diedarkan dan harus tetap disimpan agar tak timbul persepsi yang lain.
Ujian. Latihan untuk terus mengontrol diri.
Ujian. Latihan untuk terus mengontrol diri.
Minggu, 01 Februari 2015
2.2015
Sudah dua hari di bulan Februari 2015.
3 hari demam Rava dan 4 hari libur di rumah mencharge kembali tenaga untuk bisa beraktifitas seperti biasa di hari ini.
Target utama tahun ini adalah : TRANSFORMASI penampilan.
Then start with Spurilina setiap satu minggu satu kali dulu.
Then start with Sport in the morning and night before go to sleep. (Fokus on that and that, hehe)
Jadi sementara itu dulu saja.
3 hari demam Rava dan 4 hari libur di rumah mencharge kembali tenaga untuk bisa beraktifitas seperti biasa di hari ini.
Target utama tahun ini adalah : TRANSFORMASI penampilan.
Then start with Spurilina setiap satu minggu satu kali dulu.
Then start with Sport in the morning and night before go to sleep. (Fokus on that and that, hehe)
Jadi sementara itu dulu saja.
Selasa, 20 Januari 2015
Sembunyi
Berusaha untuk tak terdeteksi oleh siapapun. Maka kita menggunakan segala macam cara agar orang lain tak tahu isi hati dan kepala kita.
Bahkan sisi kehidupan yang bisa di share pun, tetap kita sembunyikan dengan segala password dan kunci kunci yang hanya kita yang tahu.
Bisakah terus bersembunyi?
Bahkan dari diri mu sendiri?
Entah.
Bahkan sisi kehidupan yang bisa di share pun, tetap kita sembunyikan dengan segala password dan kunci kunci yang hanya kita yang tahu.
Bisakah terus bersembunyi?
Bahkan dari diri mu sendiri?
Entah.
Senin, 19 Januari 2015
Soal Orang Lain
Jadi kalau orang lain memiliki sesuatu yang tidak kita miliki. Maka hapuslah keinginan untuk sama sama ingin memiliki. Bukan hak kita.
Apa yang menjadi milik kita itulah amanah yang harus kita jaga keberkahannya.
Punya orang ya punya orang.
Punya kita ya punya kita.
Masing-masing takaran rezeki sudah jelas.
Bertawadhu. Qonaah dan ga usah sirik apalagi dengki.
Apa yang menjadi milik kita itulah amanah yang harus kita jaga keberkahannya.
Punya orang ya punya orang.
Punya kita ya punya kita.
Masing-masing takaran rezeki sudah jelas.
Bertawadhu. Qonaah dan ga usah sirik apalagi dengki.
Langganan:
Postingan (Atom)