Senin, 29 September 2014

Dalam Diam

Sepi itu bukan berarti tak ramai dengan kata.

Tapi hiruk pikuk dengan riuh rendah suara dalam  hati.
Tidak mesti mengemuka. Cukup disana saja. Di relung kalbu dan fikiran.
Pasti tersampaikan juga.

Dalam diam, dan mencoba mengerti sekian banyak hal.
Tak penting persepsi dari orang lain, cukup merasa ini sudah aman dan lebih baik seperti ini juga.

Semoga di mengerti.

Mohon ampun jika salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar