Dengan berbagai macam cara.
Tersirat maupun tersurat. Tetap saja tak terbaca dan tak mengena.
Tak mengerti nampaknya, memang harus dengan lugas disampaikan.
Tapi seharusnya tanda-tanda itu sudah nampak, gejala itu mulai terlihat. Saatnya harus rem diri dan coba evaluasi diri. Inginnya. Tapi tak pernah bisa memaksakan.
Sayang sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar