Menulislah, lagi.
Maka kau akan menemukan bahwa sebagian resah dan beban mu terkelupas sudah.
Kemudian berbagi lah dengan hidup baru yang kau ciptakan, sehingga bahagia itu tetap ada dalam genggamanmu.
Tak apa, jika kilasan-kilasan lama datang dan hadir tanpa kita minta. Sesekali meriak-kan hatimu dan memompa pacu adrenalin ke otakmu hingga ingin marah.
Lepas kan saja seperti biasa, terima saja seperti adanya, berhentilah bertanya dan mencoba terus bersyukur untuk takdir apapun.
Mulia itu bukan sekarang, tapi nanti, di akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar